Sabtu, 20 Juni 2015

3 Stanza untuk Dea

Kupandangi engkau dari jauh
dari tebing dengan bunga yang bermekaran memanggil namamu
dari sungai yang riaknya mengingatkanku akan halus tawamu
dari pepohonan yang dahannya melambai menggapai padamu



Kupandangi engkau dari jauh
dari air terjun yang berdebur keras beradu dengan ingatan akan senyummu
dari puncak bebatuan yang retak karena kuteriaki namamu
dari selimut kabut yang menyembunyikan rasa rinduku padamu

Kupandangi engkau dari diriku
dari kedua mata yang tak berkedip memandang keindahanmu
dari syaraf jemari yang selalu ingin bertautan dengan jemari halusmu
dari darah yang mengalir deras di tubuhku
yang merindukanmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar