Ini bulan apa? Bukan, ini bukan hanya bulan Juli. Ini bulan yang penuh berkah, begitulah kata mereka. Ini adalah bulan ketika para iblis dikurung di neraka.
Ini adalah bulan Ramadhan. Ramadhan yang akan segera pergi.
Waktu kecil, motivasi Ramadhan-ku sangat sederhana. Uang. Ya, sehari kalau tamat mungkin bisa dapat sekitar lima ribu rupiah. Kalikan tiga puluh, maka kau dapat seratus lima puluh ribu rupiah. Jumlah yang tidak terlalu besar, tapi aku senang. Lebih senang lagi karena di penghujung bulan bisa bertemu dengan sanak saudara nun jauh di sana. Yang juga membawa amplop untuk kami semua, para pejuang kecil.
Semakin besar, aku mengerti. Esensi Ramadhan bukan hanya sekedar uang. Esensi bulan ini adalah sabar. Sabar menunggu panggilan kemenangan. Sabar menahan lapar dan dahaga. Menahan hawa nafsu dunia.
Ini adalah bulan ketika para iblis dikurung di neraka. Hanya iblis yang berbentuk iblis. Tidak dengan iblis berwujud manusia.
Ah sial, lagi-lagi aku tidak tarawih ke masjid. Sesalku dalam hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar